Loading...

[Esai KOSIGNAL 2020] Aplikasi Abiwara sebagai Peran Generasi Muda dalam Meningkatkan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh pada Siswa Sekolah Dasar

oleh: Rana Hisanah Azizah dan Ruli Rahmawati (Universitas Negeri Surabaya)

Kategori Penghargaan: Juara 3


Pendahuluan

Pada awal 2020, dunia dikejutkan dengan mewabahnya pneumonia baru yang bermula dari Wuhan, Provinsi Hubei yang kemudian menyebar dengan cepat ke lebih dari 190 negara dengan teritori. Wabah ini diberi nama coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Penyebaran penyakit ini telah memberikan dampak luas secara sosial dan ekonomi. Masih banyak kontroversi seputar penyakit ini, termasuk dalam aspek penegakan diagnosis, tata laksana, hingga pencegahan. Oleh karena itu, kami melakukan telaah terhadap studi-studi terkait COVID-19 yang telah banyak dipublikasikan sejak awal 2020 lalu sampai dengan akhir maret 2020. (Adityo Susilo, dkk., 2020:45) Dengan merebaknya Covid-19 yang semakin meluas, pemerintah melakukan berbagai kebijakan mulai dari Social Distansing yang disebut juga Physical Distansing hingga PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) serta kebijakan yang terbaru yakni Era New Normal. Hal itu, menyebabkan berbagai dampak salah satunya dalam bidang pendidikan, seperti kebijakan Study From Home yang membuat siswa kurang nyaman dan menuai kendala. Dalam pendidikan Sekolah Dasar misalnya, siswa melakukan pembelajaran dengan mengerjakan LKS menggunakan aplikasi WhatsApp. Hasil pelaksanaan menyampaikan bahwa LKS perlu mengalami evaluasi sebelum dapat dipakai lebih luas. Pemakaian lebih luas dapat digunakan untuk keperluan praktik pembelajaran maupun replikasi riset. Perbandingan antara tanggapan dan ketepatan setiap LKS yang ditampilkan melalui gambar 2 menunjukkan bahwa literasi saintifik siswa belum dilatih secara optimal, walau setiap butir LKS dapat ditanggapi secara maksimal oleh siswa selama pembelajaran. (Adib Rifqi Setiawan, 2020:35) pelaksanaan pembelajaran siswa Sekolah Dasar yang belum optimal perlu dievaluasi lebih lanjut. Karena dalam pelaksanaannya siswa belum terlalu fokus pada pembelajaran dan masih bergantung dengan orang lain. Hal ini akan mempengaruhi proses belajar siswa kedepannya karena materi pembelajaran selalu memiliki keterkaitan dan keberlanjutan. Sehingga, jika Study From Home berlangsung lama tanpa diimbangi dengan sistem yang tepat dapat menurunkan kualitas pendidikan di Indonesia. Terlebih, Sekolah Dasar adalah sekolah utama yang menjadi tumpuan untuk jenjang selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan adanya sistem pembelajaran jarak jauh yang tepat dengan diimbangi oleh media yang relevan yang dapat mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Sehingga diperlukan adanya suatu inovasi yang dapat meningkatkan sistem pembelajaran jarak jauh menjadi lebih efektif, inovatif, dan efisien.

Pembahasan

Berdasarkan latar belakang tersebut, kami sebagai penulis memiliki inovasi ide aplikasi berbasis android bernama Abiwara. Kata Abiwara berasal dari Bahasa Sansekerta yang artinya pelajaran. Sesuai dengan namanya, Abiwara mengedepankan pembelajaran yang inovatif serta bermanfaat untuk guru dan siswa. Aplikasi Abiwara adalah aplikasi yang memudahkan guru untuk mengajar kelas daring dalam pembelajaran jarak jauh. Aplikasi Abiwara berisi 7 mata pelajaran yang sesuai kurikulum 2013 untuk jenjang SD yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Seni Budaya dan Prakarya, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Aplikasi ini adalah penggabungan video call dengan animasi-animasi yang sesuai untuk pembelajaran. Ada tiga fitur utama dalam aplikasi ini. Pertama, fitur video call memungkinkan siswa dan guru dapat melihat satu sama lain. Di dalam fitur ini terdapat fitur mute untuk mematikan suara dan fitur unmute untuk menyalakan suara. Kedua, fitur board berfungsi untuk menampilkan layar kosong berwarna putih atau hitam yang nantinya akan diisi dengan tulisan, gambar, file, maupun animasi-animasi. Jika ingin menulis pada board maka pilih item seperti pulpen, stabilo, penghapus di bawah board. Guru juga dapat memilih warna yang akan dipakai pada item tersebut. Ketiga, fitur upload yang berguna untuk membagikan file berupa dokumen, video, maupun suara (Mp3) yang ingin dijadikan sebagai bahan ajar kepada siswa. Setelah mengupload file, maka otomatis file tersebut akan muncul di board, kecuali untuk suara hanya akan ditampilkan suaranya saja. Guru juga dapat mencoret atau menandai bagian-bagian penting pada file berbentuk dokumen. Fitur video call, upload, dan board dapat ditampilkan dengan memilih ikon titik tiga di kanan atas. Kelebihan dari aplikasi ini adalah pada animasi, simbol-simbol, dan grafik yang diberikan pada mata pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Animasi-animasi yang terdapat pada aplikasi Abiwara diciptakan oleh Generasi Muda. Sehingga akan terdapat pembaruan mengikuti perkembangan kurikulum dan perkembangan zaman.

Cara menggunakan Aplikasi Abiwara cukup mudah, hanya dengan menggunakan akses internet. Pertama, pengguna akan ditampilkan tampilan utama berupa ikon aplikasi, akun email dan tempat untuk gabung pada video call. Setelah itu pengguna akan langsung menuju fitur video call. Tampilan fitur ini mirip dengan aplikasi google meet. Setelah itu, Pengguna dapat memilih ikon pada sisi kanan atas untuk memilih mata pelajaran. Saat dipilih akan muncul berbagai pilihan mata pelajaran yang ingin diajarkan kepada siswa. Untuk pelajaran matematika guru dapat dengan mudah menggunakan simbol-simbol yang disajikan, lalu secara otomatis simbol yang dipilih akan muncul pada fitur board. Pada sisi kanan, di bagian tengah kanan akan muncul angka, dan operasi matematika yang nantinya jika ditulis beberapa persamaan akan memunculkan grafik, baik dalam bentuk 2D maupun 3D. Pada bagian bawah kanan akan muncul gambar-gambar bangun datar dan bangun ruang. Guru dapat memilih gambar yang diinginkan, lalu akan secara otomatis muncul di board.

Untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
akan muncul berbagai animasi yang dapat diaplikasikan, sehingga seolah-olah
siswa dapat praktek secara langsung. Misalnya untuk memberikan materi
kelistrikan yang mengajarkan tentang rangkaian seri dan paralel akan disediakan
animasi berupa listrik, kabel, saklar, dan baterai. Hal ini memungkinkan
berbagai bentuk rangkaian yang dihasilkan dengan tingkat kecerahan yang
dihasilkan oleh lampu tersebut. Pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial akan
muncul berbagai animasi yang sesuai dengan mata pelajaran ini. Misalnya untuk
memberikan materi kebudayaan Indonesia akan muncul animasi berupa manusia dan
baju-baju adat yang ada di Indonesia. Langkah pertama, guru memilih ikon
animasi manusia maka secara otomatis akan muncul di board. Langkah kedua, guru memilih berbagai ikon baju adat Indonesia
yang di bawah animasi manusia
tersebut maka secara otomatis akan muncul di board.

Pada pelajaran Seni Budaya dan Prakarya akan muncul berbagai animasi yang telah disediakan. Misalnya untuk memberikan materi prakarya berupa seni gerabah, akan muncul animasi berupa tanah yang jika dipilih akan muncul secara otomatis di board, lalu guru bisa memilih tanah liat tersebut dan nantinya akan memunculkan animasi berupa proses pembuatan gerabah. Untuk pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan akan muncul animasi berupa gerakan- gerakan pemanasan, inti, dan pendinginan. Pada bagian kanan bawah juga menampilkan gerakan-gerakan olahraga lain seperti lompat tali, squat jump, sit up, push up, pull up, dan lain-lain. Jika guru ingin menampilkan video juga dapat dilakukan dengan mengupload video yang akan ditampilkan kepada siswanya.

Untuk pelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia, umumnya
menampilkan tulisan yang akan dibahas
bersama siswa. Maka guru dapat mengunggah dokumen yang nantinya
dapat dibahas bersama
siswa. Guru tetap
bisa menandai bagian-bagian yang penting dengan memilih ikon yang berada
di bawah board. Jika guru ingin
menampilkan video juga dapat dilakukan dengan mengupload video yang akan ditampilkan kepada siswanya melalui fitur upload.

Dalam merealisasikan ide ini, diperlukan adanya kerjasama yang baik antara pihak-pihak yang terlibat. Seperti generasi muda, ahli teknologi, pemerintah, guru, dan siswa. Generasi muda berperan dalam mengelola aplikasi dan mempublikasikan aplikasi Abiwara. Selain itu, Generasi muda juga berperan dalam membuat animasi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Ahli teknologi berperan menciptakan aplikasi ini dan memberi fitur-fitur baru agar semakin menarik. Sedangkan pemerintah dalam hal ini berperan memberikan dukungan berupa moril maupun materil. Guru juga berperan penting dalam penggunaan aplikasi ini. Karena Guru adalah pengguna utama dalam aplikasi Abiwara ini. Jika pihak-pihak yang terlibat dapat bekerjasama dengan baik dan Aplikasi Abiwara bisa terealisasi maka tujuan utama inovasi ini yakni meningkatkan sistem pembelajaran jarak jauh yang kreatif, inovatif, dan efisien bagi siswa sekolah dasar akan terlaksana.

Penutup

Aplikasi Abiwara terdiri dari tiga fitur utama yakni video call, upload, dan board. Aplikasi ini memiliki keunggulan karena memadukan fitur tatap muka dan animasi yang membuat siswa menjadi lebih tertarik. Aplikasi Abiwara nantinya akan dikelola langsung oleh generasi muda dan bekerjasama dengan guru dalam pengaplikasiannya kepada siswa. Semoga dengan adanya aplikasi ini dapat meningkatkan sistem pendidikan di Indonesia di tingkat sekolah dasar yang pada era adaptasi kebiasaan baru ini melalukan sistem pembelajaran jarak jauh. Sehingga tujuan utama dari penciptaan aplikasi ini yakni meningkatkan sistem pembelajaran jarak jauh pada siswa sekolah dasar yang efektif, inovatif, dan efisien dapat terlaksana.

DAFTAR PUSTAKA

Rifqi Setiawan, Adib. (2020). Lembar Kegiatan Literasi Saintifik untuk Pembelajaran Jarak Jauh Topik Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 5.

Susilo, A., Rumende, C. M., Pitoyo, C. W., Santoso, W. D., Yulianti, M., Herikurniawan,… Sinto. R. (2020). Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1), 45.

LAMPIRAN

nike air force 1 low uv | THE SNEAKER BULLETIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *